STIHPADA Gelar Pelatihan Keterampilan Hukum, Siapkan Mahasiswa Jadi Sarjana Hukum Siap Pakai
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan hukum di Indonesia. Melalui kegiatan Pelatihan Kompetensi Keterampilan Hukum, kampus ini membekali mahasiswa dengan keterampilan nyata agar siap bersaing di dunia kerja.
Pelatihan berlangsung pada 8–9 November 2025 di kampus STIHPADA Palembang dan diikuti oleh 80 mahasiswa program S1 Ilmu Hukum. Acara ini terselenggara berkat kerja sama dengan PPRAGALINDO (Indonesia Paralegal Development Center), sebuah lembaga yang fokus pada pengembangan paralegal dan kompetensi hukum praktis.
Kolaborasi dengan Praktisi Hukum Nasional
Kegiatan ini menghadirkan para ahli hukum terkemuka seperti Prof. Dr. Ade Saptomo, S.H., M.Si. (Chairman PPRAGALINDO), Prof. Dr. Zainal Arifin Hoesein, S.H., M.H., dan Dr. Dwi Kusumo Wardhani, S.H., M.Kn..
Selain itu pimpinan STIHPADA juga ikut menghadiri, yakni Assoc. Prof. Dr. H. Firman Freaddy Busroh, S.H., M.Hum Ketua STIHPADA dan Assoc. Prof. Dr. Hj. Fatria Khairo, S.TP., S.H., M.H., C.T.L. Wakil Ketua STIHPADA.

Dalam sambutannya, Dr. Firman Freaddy Busroh menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan terobosan baru dalam sistem pembelajaran hukum di STIHPADA.
“Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya menguasai teori hukum, tetapi juga memiliki kemampuan praktik yang kuat. Kolaborasi dengan PPRAGALINDO menjadi langkah nyata untuk mewujudkan lulusan hukum yang siap pakai dan profesional,” ujarnya.
Belajar Hukum Secara Praktik, Bukan Sekadar Teori
Pelatihan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menghadapi situasi nyata di dunia hukum. Peserta diajak menyusun dokumen hukum, menganalisis kasus, hingga melakukan simulasi penyelesaian sengketa.
Pendekatan ini disambut positif oleh mahasiswa yang menilai kegiatan seperti ini membantu mereka memahami bagaimana hukum benar-benar diterapkan di lapangan.
STIHPADA Dorong Peningkatan Kompetensi dan Daya Saing Lulusan
Menurut Wakil Ketua II STIHPADA, Dr. Hj. Fatria Khairo, pelatihan ini menjadi bukti komitmen kampus dalam menerapkan pendidikan berbasis kompetensi (outcome-based education).
“Kami ingin mahasiswa kami menjadi lulusan yang bisa langsung beradaptasi dengan dunia kerja. Pelatihan ini membantu mereka memahami realitas profesi hukum secara mendalam,” jelasnya.
Dengan akreditasi unggul dari BAN-PT, STIHPADA terus berkomitmen menciptakan lulusan yang unggul dalam ilmu, profesional dalam praktik, dan berintegritas dalam pengabdian.
Langkah Nyata STIHPADA Menuju Pendidikan Hukum Modern

Kegiatan pelatihan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang memperkuat reputasi STIHPADA sebagai kampus hukum terkemuka di Sumatera Selatan.
Melalui kombinasi teori, praktik, dan pengalaman lapangan, STIHPADA bertekad mencetak sarjana hukum adaptif, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam pembangunan hukum nasional.
“Kami ingin lulusan STIHPADA menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Mereka tidak hanya menguasai hukum, tetapi juga mampu menerapkannya dengan benar dan profesional,” tutup Dr. Firman Freaddy Busroh.
STIHPADA – Mencetak Sarjana Hukum Siap Pakai, Profesional, dan Berintegritas.
